Tuesday, April 19, 2016

Ruhut Hengkang dari Demokrat

Fahri Hamzah disebut-sebut akan bertemu dengan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dalam waktu dekat ini. Politisi Demokrat Ruhut Sitompul, tidak terima jika kedatangan Fahri untuk membahas kepindahannya dari PKS ke Demokrat.

Menurutnya, sewaktu SBY masih menjabat sebagai presiden, yang paling keras mengkritik pemerintah saat itu adalah Fahri Hamzah. Namun, kata Ruhut, SBY selalu memintanya untuk sabar.


SBY ketika itu mengatakan, pemerintah bekerja saja supaya bisa jadi pemenang, dan akhirnya Demokrat menang pada Pemilu 2009. ''Kalau dia (Fahri) bergabung ke partai kami (Demokrat), saya akan keluar dari partai Demokrat. Karena saya yang pasang badan menghadapi dia, kalau yang lain safety player,'' kata Ruhut, kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (20/4).

''Berapa kali saya mengatakan, heh! Fahri Hamzah. Kau itu kader PKS yang menggunting dalam lipatan. Berapa kali aku bilang itu tiap berantem sama dia,'' ucapnya.

Meski demikian, Ruhut mempersilahkan Fahri untuk bertemu SBY jika itu sekedar untuk silaturahmi. Ia mengatakan, SBY merupakan negarawan yang akan menerima curhat siapapun. ''Tapi Fahri, saya yakin ada catatan di hati SBY yang paling dalam,'' tuturnya.

Bagikan artikel Ruhut Hengkang dari Demokrat ini