Saturday, August 29, 2015

Tips Menghindari Penipuan Saat Belanja Online

Wanita memang doyan belanja, termasuk belanja online. Itu terbukti dari data riset Asosiasi E-commerce Indonesia (idEA), Google Indonesia, dan TNS (Taylor Nelson Sofres). Porsinya mencapai 53 persen dari responden dengan demografi usia antara 18-30 tahun. Sebagai mayoritas pengguna situs belanja online, ada baiknya Anda pun pintar-pintar memilih agar tidak tertipu.

Salah satu faktor yang membuat tingginya belanja online di Indonesia adalah bermunculan toko-toko online. Bukan hanya menjajakan produk teknologi dan fashion saja. Belanja tiket pesawat, tiket konser, hotel hingga kebutuhan rumah tangga , semua bisa terlaksana lewat online. Untuk terhindar dari kerugian belanja online coba terapkan tip sederhana berikut ini.

Jadilah konsumen yang pintar

Sebagaimana rambu-rambu belanja umumnya, Anda harus selektif saat membeli barang di suatu toko online. Caranya, cek dahulu testimoni dari para konsumennya. Apakah memang toko online yang Anda pilih direkomendasikan atau tidak. Anda juga bisa bertanya pada keluarga atau rekan Anda yang telah lebih dulu melakukan belanja online. Semakin maraknya toko online yang bermunculan membangun persaingan yang lebih kompetitif. Sebetulnya ini bisa menguntungkan Anda karena dengan sendirinya reputasi toko online itu akan terbangun dari jumlah pelanggan mereka. Menurut data yang diungkap Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), 46,7% konsumen online di Indonesia melakukan penelitian terlebih dulu sebelum membeli produk di toko online.

Kredit, jangan debit

Alasannya, kartu kredit biasanya sudah dilengkapi dengan perlindungan terhadap penipuan, kiriman yang hilang dan barang yang rusak, serta berbagai masalah lainnya. Pastikan penyedia kartu kredit Anda menawarkan hal itu. Sementara, transaksi menggunakan kartu debit lbih berisiko karena kartu itu merupakan sambungan langsung ke rekening bank Anda. Jika penipu berhasil mencuri nomor kartu kredit mereka, bencana yang timbul mungkin tak terlalu besar. Tapi bayangkan jika yang bobol adalah kartu debit Anda.


Perhatikan hal-hal kecil

Biasanya hal ini Anda anggap merepotkan sehingga dilewatkan. Namun sebenarnya penting untuk mengetahui hal-hal yang sepele ini. Yang harus diperhatikan saat belanja online antara lain:

• Privacy Statements (Pernyataan soal kerahasiaan data) — periksa dan baca dulu kebijakan penjual online soal data pribadi Anda sebelum melakukan pembelian. Jangan sampai mereka bisa leluasa menjual informasi pribadi pada pihak lain.

• Return Policies (Kebijakan soal pengembalian barang) — Ini bukanlah hal sepele. Barang belanjaan Anda hanya terlihat di layar saat Anda bertransaksi. Jadi ketika Anda kurang sreg dengan barang aslinya, Anda sudah tahu bagaimana prosedur pengembalian barangnya. Anda akan rugi jika ternyata barang yang Anda beli tidak dapat dikembalikan atau ditukar.

• Terms of Agreement (Kesepakatan) — Jika pembelian melibatkan layanan online, seperti PayPal, pastikan Anda memahami bahwa layanan itu juga akan melindungi Anda dari hal-hal buruk.

• Gift Cards (Voucher Hadiah) —Pastikan Anda mengetahui kebijakan dari setiap voucher yang diberikan. Beberapa perusahaan bahkan memiliki biaya bulanan atau tanggal kadaluwarsa untuk voucher belanja, yang membuat kertas itu hanya menjadi selembar kertas belaka jika tak segera digunakan.

Bagikan artikel Tips Menghindari Penipuan Saat Belanja Online ini