Wednesday, August 6, 2014

Pembayaran Kartu Kredit Lewat Kantor Pos

Aternatif pembayaran kartu kredit berikutnya selain lewat teller bank nonpenerbit adalah melalui jasa kantor pos dan giro. Membayar lewat kantor pos mungkin lebih hemat karena biayanya tak lebih dari Rp 10.000 untuk sekali transaksi. Namun semua aturan dan kelebihan ini bisa berubah atau ditiadakan kapan saja sebab menyangkut kerjasama bisnis.
Tagihan kartu kredit juga bisa dilunasi lewat kantor pos giro terdekat.

Salah satu alasannya adalah karena pamor kantor pos yang semakin terpuruk. Bank tidak pernah mau bekerjasama dengan perusahaan yang tidak bisa melayani konsumen dengan baik. Sejak era ponsel dimulai dan terlebih internet, pamor kantor pos semakin meredup. Di tahun 1990-an, komunikasi yang bisa kita lakukan hanya lewat surat. Tak ada sarana komunikasi lainnya yang lebih efektif dan efisien. Mau pakai sambungan langsung jarak jauh (SLJJ) sudah pasti mahal dan tidak semua rumah punya telepon. Jadi paling berkirim-kirim surat apalagi surat cinta. Ayo ngaku siapa yang masih menyimpan surat cinta sang pujaan hati?

Setelah era ponsel dimulai, dengan mudahnya kita bisa bersms ria (short massage service). Memasuki era internet, kita cukup email-emailan saja. Tak perlu kuatir surat tidak sampai ke alamat tujuan, dibuka oleh tangan-tangan tak bertanggung jawab, dsb. Sudah tak terdengar lagi cerita atau komplain yang namanya surat biasa, kilat, kilat khusus bahkan petir halilintar yang tidak sampai ke alamat tujuan. Dalam hitungan per sekian detik, sebuah email pasti sampai ke alamatnya. Gampang sekali bukan?

Tidak ada yang terlalu istimewa membayar kartu kredit lewat kantor pos. Bahkan boleh dibilang jarang digunakan nasabah apalagi di kota besar seperti Jakarta, Medan, Surabaya dan Makassar. Paling hanya biayanya saja yang lebih murah. Di kota kecamatan atau kabupaten di pelosok daerah, menemukan kantor pos mungkin lebih gampang daripada menemukan salah satu cabang bank atau mesin ATM. Jadi kalau rumah Anda jauh dari bank atau loket mesin ATM, tak ada salahnya menggunakan jasa kantor pos. Cuma maklumi saja jika pelayanan atau suasananya berbanding 180 derajat dari bank. 

Kantor pos giro itu dikelola pemerintah dan mana ada sih pelayanan pemerintah yang oke punya tanpa perlu dicambuk oleh yang namanya persaingan bisnis? Kerja atau tidak kerja kalau sudah jadi pegawai negeri (PNS) susah dipecat. Reward and punishment-nya tidak berjalan baik. Jalur birokrasinya panjang sekali hanya untuk memecat seorang pegawai negeri. Itupun kalau suratnya turun dan tidak hilang di tengah jalan. Mereka pikir gaji itu dari uang negara dan bukan uang konsumen. Makanya orientasi mentalitasnya jelek. Lihat saja berapa banyak BUMN yang merugi terus. Lain lagi dengan swasta karena mereka dididik bahwa yang menggaji bukan bos tetapi konsumen. Bisnis tanpa memperhatikan konsumen maka semua perusahaan akan tutup.


Bagikan artikel Pembayaran Kartu Kredit Lewat Kantor Pos ini