Sunday, July 20, 2014

Belanja Kartu Kredit Pertama Kali

Kartu kredit akan terasa powerful kalau kita sudah menggunakannya untuk berbelanja. Orang-orang yang diblakclist namanya dari kepemilikan kartu kredit pun secara diam-diam menyakini bahwa kartu kredit memang super ajaib. Namun apa mau dikata karena pola penggunaan yang keliru akhirnya mereka harus menelan kepahitan seperti ini. Persetujuan kartu kredit semakin hari semakin sulit. Sebenarnya bukan sepenuhnya salah mereka tetapi bank (bankir) juga berperan. Tidak mengedukasi masyarakat tentang cara penggunaan kartu kredit secara bijak dan tepat. Ibarat orang yang baru belajar naik motor langsung ngebut, padahal tujuan ada motor itu bukan ngebut tetapi mempercepat sampai ke lokasi. Begitu cedera patah tulang, pincang atau cacat baru menyesal. Penyesalan selalu datang terlambat!
Belanja pertama kali dengan kartu kredit benar-benar muantap! Benar-benar ajaib!

Transaksi Belanja Kartu Kredit Pertama Kali

Bagi yang belum pernah disetujui kartu kreditnya atau yang baru saja permohonannya ditolak tentu tidak akan merasakan apa yang akan kita bicarakan sebentar lagi. Namun bagi yang sudah punya kartu kredit atau mantan pemilik kartu kredit, pasti merasakan benar 1.000% apa yang kami bagikan ini.

Pada waktu pertama kali kartu kredit kita disetujui dan sudah kita aktifkan, tentu rasanya begitu semriwing (arti: mengasyikkan). Ada perasaan deg-degan yang bercampur haru dan penasaran. Haru karena harus menunggu sekian lama menyiasati tanya jawab wawancara gaya intelijen dari analis, dsb. Deg-degan karena masih penasaran benarkah cukup digesek waktu berbelanja? Ayo coba ingat pertama kali waktu terima kartu kredit. Bukankah demikian? Malah ada nasabah yang bilang begini,

"Gilaa..pertama kali gue dapat kartu kredit dan dipakai, rasanya seperti malam pertama atau jebolin perawan seorang gadis. Rasanya begitu indah...haha."

Kayak gimana sih malam pertama itu? 

Gunakan dan Rasakan!

Untuk merasakan kenikmatan sebuah kartu kredit, gunakanlah dalam berbelanja. Harap diingat bahwa kartu kredit hanyalah alat transaksi pengganti uang tunai. Semua dana yang dipakai harus dibayarkan kembali di kemudian hari. Namun demikian jangan disimpan saja sebab jika tidak dipakai tidak akan ada manfaatnya. Malahan rugi karena wajib membayar iuran tahunan tanpa merasakan manfaatnya. Jangan takut! Anda harus menggunakannya pertama kali sebagai bukti bahwa kartu kredit memang oke dan tahu cara kerjanya. Cukup diberikan kepada kasir atau pelayan, setelah itu tinggal menandatangani struk belanja. Tanpa uang tunai tanpa kembalian uang receh dan tidak perlu menerima risiko uang palsu.

Menggunakan pertama kali juga meyakinkan kita bahwa kartu kredit tersebut oke, aktif, tidak rusak, limitnya cocok, dsb. Kalau ternyata rusak atau error, kita bisa langsung komplain ke bank dan meminta kartu baru. Selain itu menggunakan kartu kredit pertama kali memberikan kepastian dan bukti kepada bank bahwa Anda memang butuh dan layak menjadi nasabah kartu kredit. Bank akan menyimpan cacatan record pola penggunaan kartu kredit kita. Malah ada kemungkinan jika 3-6 bulan sejak diterbitkan namun kartu kredit tersebut tidak pernah kita pakai sama sekali, bank bisa menonaktifkannya sendiri. Artinya kembali ke semula menggunakan uang tunai. Harus ajukan dan proses ulang dari awal yang begitu melelahkan. Harap camkan ini baik-baik!

Begini saran kami: coba sekarang berbelanja sekitar Rp 150.000 di supermarket seperti Carrefour, Matahari Department Store, Hero Supermarket, dll. Rasakan powerfulnya! Kalau mau lebih romantis, coba ajak pacar atau seseorang yang sedang diincar sekadar makan-makan di restoran terdekat yang menerima kartu kredit. Yaa....spent saja makan berdua kurang lebih Rp 200.000. Nanti lihat orang bayar pakai uang kontan yang lecek dan bau, prestise Anda akan naik 100% karena Anda membayar dengan sebuah kartu ajaib. Oke? Buktikan kata-kata kami dan rasakan apa yang dirasakan jutaan bahkan ratusan juta pengguna kartu kredit di seluruh dunia. Hanya orang goblok yang menolak kartu kredit!

  

Bagikan artikel Belanja Kartu Kredit Pertama Kali ini