Friday, July 11, 2014

Memeriksa Kelengkapan Kartu Kredit

Pastikan cek kelengkapan data kartu kredit yang Anda terima pertama kali. 
Setelah kartu kredit kita terima dengan baik, sebelum mengaktifkan dan menggunakannya, kita harus memeriksa kelengkapannya. Apa maksudnya? Maksudnya kita cek apakah data yang tercetak di kartu adalah sudah benar, sesuai dengan aplikasi yang kita isi seperti: nama, besarnya limit, jenis kartu, dsb. Berikut ini adalah beberapa hal yang harus kita periksa dan cocokkan.

Periksa Kelengkapan Kartu Kredit Anda!

Pertama, Anda lihat nama yang tercetak di kartu. Apakah sesuai dengan nama kita berdasarkan kartu identitas (KTP/SIM/Passport, dsb.)? Jangan sampai salah karena bisa runyam di kemudian hari. Beberapa kesalahan bisa saja terjadi dari bank - meski jarang - seperti salah mencetak nama. Misalnya nama si nasabah "Shinta" tetapi tercetak di kartau "Sinta" atau sebaliknya. Bagi yang punya nama rada-rada nanggung entah nama cowok atau cewek  mesti kudu lebih waspada. Contoh seperti Endang, Titis, Suhendri, Suhendra, dsb. Kadang bingung juga itu cowok atau cewek. Di RCTI ada komentator bola malah namanya Bung Titis. Untung pakai Bung, coba tanpa Bung..hehe.

Nama sangat krusial dan bisa jadi pintu masuk buat mafia kartu kredit menggarap kartu kita. Sudah pernah kita bahas di ebook Rahasia Mafia Kartu Kredit. Jadi pastikan nama sama persis dan tepat sasaran. Meski nama tercetak salah tetap bisa diaktifkan dan dipergunakan, tetapi riskan sekali. Namun sebaliknya mafia kartu kredit justru mendoakan mendapatkan kiriman kartu dengan nama yang beda. Bisa jadi santapan besar nanti.

Kedua, periksa jenis kartu tersebut. Apakah sesuai dengan yang kita ajukan? Apakah itu kartu jenis silver, gold, platinum, black, dsb? Pastikan sesuai dengan yang kita minta.
 
Ketiga, lihat besarnya limit. Setiap pengiriman kartu kredit baru selalu dicantumkan besarnya limit yang kita dapatkan untuk pertama kali. Entah itu cuma Rp 3 juta, Rp 6 juta atau mungkin Rp 40 juta. Pastikan jenis kartu dengan limit cocok. Jangan sampai dikasih limit Rp 50 juta tetapi jenis kartunya silver. Hal ini tidak pernah terjadi terkecuali kita sudah punya kartu kredit sebelumnya atau mendapatkan kenaikan limit pas perpanjangan kartu.

Keempat, periksa nomor kartu kredit kita. Apakah ada yang salah atau terlihat janggal? Misalnya antara jenis kartu VISA dan MasterCard tetapi angka awalannya tampak tidak sinkron, dsb. Hampir semua kartu kredit yang beredar di Indonesia memiliki 16 digit angka dengan font yang unik. Font ini bahkan tidak bsia didapatkan dari font windows. Jangan sampai hanya 12 digit atau 18 digit.

Kelima, periksa apakah kartu kredit tersebut ada cacat secara fisik atau tidak. Apakah ada yang sobek, patah, chipnya mau copot, pita magnetic tergores, dsb? Jika patah atau tergores mungkin bisa menghambat penggunaan kartu, dsb. 

Terakhir, periksa kelengkapan tambahan lainnya. Pengiriman kartu kredit selalu disertai buku petunjuk (booklet) tentang perjanjian penggunaan kartu kredit, panduan dasar, fitur-fitur, dsb. Kalau pada waktu kita apply ada program hadiah atau bonus seperti voucher makan, es krim, belanja, dsb..pastikan juga disertakan pada saat kartu kredit dikirimkan. Namun khusus untuk hadiah seperti handphone CDMA, dsb...akan dikirimkan belakangan. Kurang lebih 3 minggu sesudah kartu kredit diterima.

Jika ada yang salah atau keliru, langsung hubungi call center bank tersebut. Nomor teleponnya pasti ada di leafet atau buku panduan yang dikirimkan. Ingat kalau kartu kredit ada kesalahan, bank tidak akan pernah mempick-up ulang kartu kredit tersebut. Bank secara sistem bisa menonaktifkan kartu kredit dari pusat. Tinggal kita gunting dan buang saja ke tong sampah. Kalau ada yang mengaku kurir atau petugas bank mencoba pick-up kartu dari kita, itu pasti sindikat mafia kartu kredit. Pernah kita kupas juga di ebook.

Jika sudah tidak ada yang keliru, saatnya mengaktifkan kartu kredit tersebut.

Bagikan artikel Memeriksa Kelengkapan Kartu Kredit ini