Tuesday, August 19, 2014

Data Informasi Saudara Tidak Serumah

Selain data pribadi dan data pekerjaan, informasi berikutnya yang harus Anda berikan dengan jelas kepada pihak bank adalah data keluarga atau saudara tidak serumah. Mengapa informasi ini perlu diisi dengan jelas? Supaya bank mudah melakukan kroscek ulang terhadap aplikasi kartu kredit Anda. Bank bukan orang bodoh yang begitu saja percaya omongan Anda. Mereka akan memastikannya dengan melakukan kroscek ulang kepada pihak yang paling kompeten dan bisa diandalkan. Siapa lagi jika bukan saudara Anda sendiri?

Pastikan menulis dengan jelas alamat saudara tak serumah berikut nomor telepon yang bisa dihubungi.
Ada 3 poin penting yang harus Anda isi dengan baik berkaitan dengan kolom saudara tidak serumah ini. Ketiga poin tersebut adalah:
  • Nama
  • Nomor Telepon
  • Alamat Rumah
Nama Saudara Tidak Serumah

Pastikan Anda menulis dengan jelas nama saudara Anda. Bank akan menghubungi nama tersebut untuk menanyai sedikit tentang status dan data diri Anda. Biasanya analis bank akan menanyakan ulang nama gadis ibu kandung Anda, tempat tinggal Anda, pekerjaan Anda serta hubungan mereka dengan Anda. Jika salah menjawab atau tidak sama dengan jawaban Anda, status aplikasi kartu kredit Anda diragukan, di-pending (tunda) atau bahkan di-reject (tolak).

Misalnya nama gadis ibu kandung Anda adalah: Wa Ode Nirmala tetapi dijawab oleh saudara Anda: Wa Onde Nurmala. Sudah jauh berbeda bukan? Permohonan kartu kredit Anda pasti ditolak. Menurut bank, calon nasabah seperti ini tidak konsisten dan bisa jadi rujukan saudara tak serumah ini bohongan. Kalau tidak bohong bagaimana bisa tidak tahu nama ibu kandung saudaranya sendiri? Contoh lain misalnya Anda bilang tamatan S1 Atmajaya tetapi dijawab oleh saudara Anda tamatan S1 ITB atau dijawab tidak tamat SMA, apakah akan diterima? Pasti langsung dicoret aplikasi kartu kredit Anda karena Anda dianggap mencoba menipu alias tidak jujur. Orang yang tidak jujur diragukan kredibilitasnya sehingga tidak akan diberikan pinjaman. Anda sendiri malas berhubungan dengan penipu, apalagi bank? Kurang lebih seperti itu. Jadi pastikan bahwa apa yang Anda jawab haruslah sama dengan yang dijawab oleh saudara tak serumah Anda tersebut.

Sebagai solusinya begini: jika Anda sedang mengajukan permohonan kartu kredit, tolong hubungi saudara Anda tersebut terlebih dulu sebelum bank menghubungi mereka. Ajari mereka menjawab hal-hal penting seperti nama ibu kandung Anda, alamat Anda, pekerjaan Anda, latar belakang pendidikan Anda, dsb. Jadi ketika bank melakukan kroscek ulang, semuanya cocok dengan apa yang Anda jawab sebelumnya.

Pada prinsipnya maksud saudara tak serumah ini adalah orang-orang yang bertalian darah atau emosi dengan Anda seperti kakak adik kandung, sepupu, om tante, keponakan, dsb.. namun dalam kenyataannya bisa juga Anda isi dengan teman kerja, teman kuliah, teman kost atau bahkan pacar simpanan (sephia). Yang penting mereka bisa menjawab dengan jelas dan tepat sesuai yang Anda jawab. Toh bank juga tidak akan kroscek ulang apakah benar-benar bertalian darah, dsb.

Nomor Telepon Saudara Tak Serumah

Bank melakukan kroscek hanya melalui nomor telepon, jadi pastikan mencantumkan nomor telepon rumah saudara Anda tersebut. Jika tidak ada nomor telepon sudah pasti aplikasi kartu kredit Anda akan ditolak. Mengapa? Ya jelas karena bank tidak bisa melakukan konfirmasi ulang mengenai data diri Anda. Kalau diminta mencantumkan nomor HP atau nomor telepon kantor saudara Anda, cantumkan saja. Intinya bank ingin berbicara kepada saudara Anda tersebut. Nomor telepon kantor bisa menjadi pengganti nomor telepon rumah pada beberapa kasus atau tergantung kebijakan bank itu sendiri.

Alamat Rumah Saudara Tak Serumah

Tulis dengan jelas alamat rumah saudara Anda. Mulai dari nama jalan, nomor rumah, gang, RT/RW, kelurahan, kecamatan, kode pos, dsb. Mengapa dibutuhkan alamat lagi? Bukankah kroscek ulang cukup lewat telepon? Ada alasannya: pertama, bank ingin melakukan verifikasi benar tidaknya orang yang mengangkat telepon adalah orang yang tinggal di alamat tersebut. Jika yang mengangkat telepon saja salah menyebut alamat tempat tinggal mereka maka bisa dipastikan itu adalah jaringan penipu kartu kredit yang sedang beraksi. Masa alamat rumah sendiri tidak tahu?

Kedua, bank akan mengejar dan meneror saudara tak serumah jika Anda kabur atau ngemplang hutang. Bahkan tak segan-segan bank akan mendatangi alamat rumah tersebut untuk mencari Anda. Dengan begitu, saudara Anda ini pasti akan menghubungi Anda agar hutang Anda cepat diselesaikan. Sampai di sini paham? Jika tidak bisa tertagih di sana, bank akan menagih di tempat lain. Makanya jangan pernah mau menjadi rujukan saudara tak serumah buat siapa saja ketika mereka mengajukan permohonan kartu kredit. Kalau mereka kabur maka Anda yang akan jadi sasaran umpatan, tagihan dan makian debt collector. Memang bank tidak mungkin akan menagih ke kita tetapi runyamnya itu loh krang...kring...krung...bunyi telepon dan HP. Kalau memang berniat menolong teman pastikan bahwa teman Anda tersebut benar-benar dikenal baik, tahu integritas dan kredibilitasnya. Jadi mereka tidak bakalan ngemplang hutang apalagi kaburin uang kartu kredit.

Kurang lebih itulah 3 poin penting yang harus Anda isi dengan jelas dalam aplikasi kartu kredit berkaitan dengan alamat saudara tak serumah.


  

Bagikan artikel Data Informasi Saudara Tidak Serumah ini