Thursday, October 23, 2014

Kloning Kartu Kredit Diperjualbelikan?

Pembahasan kali ini bukan soal kejahatan mafia kartu kredit tetapi penipuan online. Kami baru saja berhasil online iseng-iseng di mIRC (sebuah layanan komunikasi ala chatting yang dulunya sempat sangat terkenal sebelum kemunculan Facebook). Seperti biasa kami masuk ke server DALnet dan langsung menuju room #Jakarta. Dari banyaknya daftar tamu atau anggota yang sedang online, kami menelusuri beberapa nama dan akhirnya menemukan sebuah nickname bernama: CloningCreditCard. Anda bisa melihat hasil chatting kami dengan orang tersebut. IP address proxy yang dipergunakan: 114.79.0.215. Moga saja itu adalah IP proxy aslinya. Menurut kami sih asli karena kami juga menemukan satunya lagi yang sedang  menawarkan Blackberry (BB) murah. Mari kita pelajari modus penipuan seperti ini.
Kami secara iseng menemukan nickname Cloning Credit Card di mIRC. Kami coba telusuri untuk Anda dengan menulis artikel di bawah ini. Dari IP si Cloning tertulis: 114.79.0.215. Kami menemukan juga modus penipuan jual beli Blackberry murah dengan IP yang kurang lebih mirip.

Apakah kloning kartu kredit itu ada? Jawabannya jelas ada tetapi sangatlah rahasia peredarannya. Namun demikian, berita mengenai kloning kartu kredit ini dimanfaatkan banyak orang bermental penipu untuk menjebak orang. Siapa lagi yang dijebak kalau bukan orang bodoh yang berpikir bisa segera kaya dengan menggunakan kartu kredit palsu? Jadi kawanan penipu ini berusaha membodohi Anda untuk transfer uang kepada mereka guna mendapatkan kartu kredit hasil kloning ini. Ada banyak modus penipuan bermental seperti ini di internet. Mengapa kami bisa berkata si CloningCreditCard ini adalah kawanan penipu tradisional?

Berikut hasil pelacakan dan penelusuran kami untuk Anda semua.

Jumlah Room Yang Dimasuki

Modus penipuan atau kriminil di layanan chat mIRC selalu menyebar di berbagai ruangan (room). Di sana terlihat si penipu bergabung di room: #hokkian, #bali, #jambi, #palembang, #semarang, #batam, #bandung dan #jakarta. Masuknya mereka di berbagai room supaya dari ribuan orang yang ada, mungkin saja ada yang bodoh sehingga terjerat sedemikian rupa. Modus ini sering dilakukan beberapa nickname yang konon katanya distributor ponsel dari Filipina atau Batam. Biasanya menggunakan nama nickname yang kurang lebih: Smartphone_Nokia_Cheap_4_Sale, Jual_BB_Murah, dsb.
Hasil chatting kami dengan si CloningCreditCard. Tanda merah bulat adalah cepat dan semangatnya dia memberikan alamat liberty reserve-nya agar kita segera transfer uang. Sedangkan yang merah kotak adalah jumlah room yang dimasukinya menebar jerat.
Kalau modus jual beli ponsel dan elektronik biasanya si kawanan penipu akan meminta transaksi transfer lewat Western Union (WU). Namun Anda jangan terkecoh karena penelusuran kami ke salah satu bank, di negara Filipina untuk mengambil uang dari WU tidak harus menggunakan kode MTCN (Money Transfer Control Number). Cukup dengan identitas diri seperti KTP atau SIM. Atau bisa jadi si pelaku memiliki salah satu staf yang bekerja di bank atau pelayanan pencairan WU tersebut. Otomatis tidak akan membutuhkan kode MTCN. Ya jelas karena anggota jaringan mereka sendiri.

Tetapi kali ini si CloningCreditCard meminta lewat Liberty Reserve. Bahkan tak tanggung-tanggung dirinya begitu semangat memberikan link login transfer uang. Anda bisa melihat chatting kami dengan dia. Dua kali dia memberikan link tersebut. Wow! Pasti sudah kepepet uang kost sehingga begitu bernafsu. Mana rekening BCA-nya biar kami transfer saja Sob! Biasanya kawanan penipu enggan menggunakan rekening bank karena rekening bisa diblokir bank jika disinyalir dipergunakan untuk modus penipuan. Apalagi sekarang membuat rekening bukan lagi perkara mudah.

Tranfer Dulu Barang Kirim Kemudian

Modus inilah yang paling umum dan hampir 99,9% pelaku penipuan online menggunakannya. Jadi kita diminta transfer dulu baru barang kirim kemudian. Iya kalau benar dikirim. Bagaimana kalau tidak? Mau cari ke mana orang tersebut? Yang jelas-jelas menggunakan alamat saja bisa palsu dan bodong, apalagi yang tidak ada toko, tidak ada alamatnya? Jadi sudah pasti ini juga penipuan karena si Oneng ini berkata bahwa akan kirim lewat FedEx. Kami malas melacak IP-nya. Anda bisa lacak sendiri dan berikan komentar. Jangan-jangan benar IP lokal. Kalau lokal kok pakai FedEx?

Bisa Kloning Kartu Kredit Sudah Pasti Kaya

Pay first - delivery later. Modus ini sama seperti modus penjualan kartu kredit Fargo Bank yang dulu marak. Yang konon katanya ditawarkan oleh seseorang yang klaim bahwa dirinya mantan senior super intendent di salah satu bank swasta di Singapura. Kebetulan bank tempat dia bekerja ini bergerak di bisnis kartu kredit. Namun suatu hari dia di-PHK tanpa alasan jelas yang membuat dirinya sakti hati, dendam yang akhirnya mencetuskan ide untuk menjebol bank tempatnya bekerja atau bank-bank lain. Modusnya akan kami singgung di Ebook Rahasia Mafia Kartu Kredit. Jadi sedikit mirip dengan aksi si OnengCreditKad ini. Mungkin si Oneng juga dendam sama banyak orang bule sehingga mencoba membobol kartu kredit orang asing dari berbagai negara. Lihat saja ocehannya di bawah ini:
Ocehan si Oneng Celedit Kad lewat layanan chat Mirc.
Si Oneng bilang bahwa satu kartu kredit yang sudah dia suntik bisa bernilai Rp 100 juta. Paling kecil limitnya Rp 10 juta. Jadi kalau si Oneng bisa kloneng kartu kredit 10 lembar saja yang bernilai Rp 100 juta, dia sudah bisa dapat Rp 1 milyar. Bisa dia pakai sendiri kan? Jadi buat apa dijual lagi seperti orang miskin? Kecuali memang beneran oneng sehingga bisa suntik namun tidak bisa pakai. Sudah mendapatkan Rp 1 milyar buat apalagi jualan atau chatting buang duit bayar koneksi internet? Mending jalan-jalan ke Macau, Hongkong atau Eropa sama pacar. Bukankah begitu? Ini kok malah jualan. Jadi ketahuan bohongnya. Logikanya tidak jalan.

Kalau Anda percaya pada tawaran si Oneng lalu transfer uang lewat Liberty Reserve, saat itu juga uang ditelan dan jangan pernah berharap kartu kredit kloning akan dikirim. Tunggu sampai langit runtuh dan kiamat 2012 datang tidak akan dikirim. Karena memang tidak ada dan ini merupakan modus penipuan online. Yang ada malah ditertawakan si Oneng. Modus si Oneng ini sudah sangat ketinggalan zaman. Hanya bermodalkan chatting mIRC dan koneksi internet yang barangkali cuma Rp 45.000 (smart regular monthly) lalu berusaha menipu orang? Kami anjurkan Oneng untuk belajar menipu 10 tahun lagi baru mencoba menipu kami.

Saat kami menantang dirinya untuk membongkar kasusnya di site: mafiakartukredit.com, dirinya menantang dan memberi izin. Makanya segera kami tulis. Begitu selesai tulis, kami mencoba menyapa dia, e...sudah kabur duluan. Besok-besok kalau Anda chatting di mIRC, ada kemungkinan sudah tidak berani nongol lagi. Yang ada mungkin nickname: Cheap_Phone_4_Sell atau Jual_BB_Murah.
Si Oneng kabur dah. Kok kabur sih Bos? Kita serius baru mau transfer ke akun LR Anda nih.

 

Bagikan artikel Kloning Kartu Kredit Diperjualbelikan? ini