Saturday, October 11, 2014

Perusahaan Surveyor Analis Kartu Kredit

Pihak lain yang ikut menikmati lezatnya industri bisnis kartu kredit di Indonesia adalah perusahaan surveyor atau analis kartu kredit. Anda pasti tahu bahwa sebelum kartu kredit diterbitkan dan dikirimkan ke alamat Anda, bank akan melakukan serangkaian proses verifikasi data. Orang-orang yang melakukan tugas ini adalah perusahaan surveyor atau analis kartu kredit. Sama seperti marketing agency, perusahaan analis dan surveyor diberikan wewenang, target dan tanggung jawab oleh bank untuk menyaring calon nasabah kartu kredit ada. Boleh dikatakan agen kartu kredit bertugas mengumpulkan nasabah sebanyak-banyaknya sebaliknya analis dan surveyor memilih-milih nasabah tersebut. Ibarat nelayan yang menangkap ikan dan pembeli memilih yang bagus-bagus saja. Jadi antara kedua perusahaan ini sebenarnya saling bertolak belakang. Namun demikian kedua perusahaan ini saling bekerjasama sebagaimana yang telah ditentukan oleh si pemberi order (bank).
"Halo selamat siang Pak. Ini dari bank dan ingin memverifikasi data..bla..bla..bla." Itulah salah satu tugas analis atau surveyor yang bekerja di perusahaan spesialis seperti ini.

Kalau begitu, pihak manakah yang paling menentukan aplikasi kartu kredit kita disetujui? Agen kartu kredit atau pihak analis? Pada dasarnya keduanya sangat penting dan berperan. Namun karena keputusan penilaian ada di tangan analis, sudah pasti peran analis jauh lebih besar. Kalau mau diibaratkan memotong kue, maka porsi besar 70% dipegang oleh analis. Sisanya 30% oleh agen marketing kartu kredit. Agen hanya bisa  membantu Anda mengisi formulir aplikasi, memastikan data diisi dengan baik, mengajari Anda menjawab, verifikasi percobaaan, dsb. Namun mereka tidak berhak memutuskannya. Kalau Anda berhasil bertemu agen yang hebat maka bisa dipastikan 80% kartu kredit Anda disetujui. Ada beberapa agen hebat seperti ini. Entah mengapa setiap kali kartu kredit yang kita ajukan lewat tangan mereka, 80% pasti lolos dari tangan analis. Mungkin analis kawan baik atau sudah kenal betul integritas dan kehebatan agen seperti ini. Jadi hanya dengan melihat kode si agen di formulir aplikasi sudah langsung disetujui tanpa bertele-tele apalagi sampai menerjunkan tim S.W.A.T (surveyor).

Perkembangan bisnis kartu kredit yang begitu pesat dan kompleks, membuat beberapa bank membangun divisi analis mereka tersendiri. Kalau dulu menyerahkan analisa data calon nasabah kepada pihak ketiga, saat ini bank lebih menyukai untuk menanganinya sendiri. Namun masih ada bank yang menyerahkan tugas seperti ini kepada perusahaan lainnya. Bank tidak mau menambah biaya untuk hal-hal yang sebenarnya bukan bagian dari core bisnis mereka itu sendiri. Jadi kalau Anda dihubungi oleh analis kartu kredit pada saat proses verifikasi data, maka itu bisa saja analis dari bank atau bisa juga dari perusahaan pihak ketiga.

Begitu juga dengan surveyor. Surveyor adalah orang-orang yang mendatangi Anda baik ke kantor atau rumah hanya untuk bertanya satu dua hal, memastikan Anda benar tinggal di sana dan tak tertutup kemungkinan akan memfoto rumah atau kantor Anda. Tapi tenang saja kadang fotonya itu cuma kamuflase tanpa ada film. Tetapi sekarang era kamera digital maka sudah pasti akan terfoto. Tujuannya untuk mengklopkan data lapangan dengan hasil wawancara rekan mereka yang bertugas sebagai analis kartu kredit. Surveyor hanya akan diterjunkan jika analis meragukan sebuah data. Misalnya alamat di KTP tidak jelas, nomor telepon ada yang sulit dihubungi, ada jawaban yang berbeda antara orang kantor dan orang rumah padahal data profil si nasabah cukup kredibel, dsb. Jadi sangat disayangkan jika calon nasabah yang cukup oke ini disambar oleh bank kompetitor lainnya. Makanya tim S.W.A.T. diturunkan untuk hal ini dengan mengendarai sepeda motor dan helm hitam.

Jadi sekarang Anda mengeti bahwa perusahaan analis atau surveyor juga dihidupi oleh bisnis kartu kredit. Anda yang memiliki keahlian dan tim seperti ini, mungkin bisa mengajukan diri menjadi mitra bank untuk melakukan tugas ini. Di daerah-daerah yang jauh dari kantor pusat tentu saja bank sangat membutuhkan perusahaan surveyor seperti ini. Tetapi kalau cuma sekadar analisa data lewat telepon semua bank penerbit kartu kredit akan melakukannya dari pusat (Jakarta) secara langsung atau kota-kota besar perwakilan wilayah seperti Surabaya atau Medan. Jangan pernah kaget jika Anda mengajukan kartu kredit lalu panggilan yang masuk ke ponsel Anda memiliki kode area Jakarta (+21). Itu artinya langsung dari kantor pusat card center bank di Jakarta.


 

Bagikan artikel Perusahaan Surveyor Analis Kartu Kredit ini