Thursday, February 12, 2015

Member Get Member Kartu Kredit

Bankir adalah orang yang pintar dan hebat. Karena kehebatan inilah mereka juga menggunakan nasabah mereka sendiri sebagai tenaga penjual. Katakanlah Anda adalah nasabah kartu kredit ANZ di mana ANZ menawari Anda semacam bonus (reward, poin atau hadiah) jika berhasil mengajak teman mengajukan permohonan kartu kredit ANZ dan disetujui, Anda akan mendapatkan semua tawaran bonus tersebut. Inilah yang dinamakan program member get member (MGM). Konsumen berubah fungsi menjadi tenaga penjual buat produsen.
Kartu kredit  juga dipasarkan dengan program member get member (MGM).

Biasanya tawaran hadiah program MGM haruslah menarik dan mewah. Jika tidak demikian tak ada seorang pun nasabah yang mau bersusah payah mereferensikan teman mereka. Saat ini konsumen sudah sangat pintar di mana mereka tahu bahwa apa yang mereka dapatkan bisa mendatangkan uang bagi perusahaan seumur hidup. Dengan demikian mereka tentu tidak mau hanya sekadar hadiah hiburan ecek-ecek seperti itu? Apalagi jika pengalaman penggunaan kartu kredit tersebut begitu buruk seperti sering diteror oleh debt collector, kredit limit yang kecil, penolakan otorisasi yang sering terjadi, dsb...dsb. Boro-boro mereferensikan, yang ada malah disuruh tutup saja kartu kredit tai kucing tersebut. 

Tetapi bank bukan orang goblok. Mereka tidak memilih semua nasabah mereka untuk menjalankan program MGM. Bank hanya memilih nasabah-nasabah yang dianggap cukup kredibel dalam arti menggunakan kartu kredit dengan bijak, merupakan nasabah yang loyal dan cukup lama, serta memiliki track record kredit yang bagus. 

"Bank percaya bahwa orang baik akan bergaul dengan orang baik, orang yang jujur akan berteman dengan orang jujur, orang yang bertanggung jawab akan berkomunitas dengan orang yang bertanggung jawab."

Kami pikir memang begitulah dalam hidup ini. Anda yang hidup bersih tentu tidak akan mau sekamar dengan orang yang jorok. Anda yang benci rokok tentu tidak akan jatuh cinta kepada seorang perokok apalagi jatuh cinta sama anak cucu cicit pemilik Djarum, Gudang Garam atau Sampoerna. Kalau sampai menikah sama saja membongkar topeng Anda sendiri. Koar-koarnya mau melindungi anak kecil dari bahaya rokok, koar-koarnya benci rokok tetapi malah menikahi anak cucu cicit pemilik industri rokok. Tak bedanya Anda mendukung mereka untuk terus memproduksi rokok dan mencemari udara. Dengan demikian sudah pasti nasabah-nasabah yang dipilih akan memiliki background yang kurang lebih sama. Jika pada akhirnya teman yang direferensikan tersebut terlibat kredit macet atau kabur, tentu saja ada beban moral yang secara tidak langsung menghantui nasabah pemberi referensi tersebut. Makanya tak heran agak sulit mendapatkan referensi MGM ini karena orang-orang akan selektif dalam memberikan referensi. Tidak ada orang yang ingin memperkenalkan maling kepada orang lain.

Dan kabar baiknya: jika Anda bisa mendapatkan referensi teman yang sudah menggunakan kartu kredit bank tertentu dan sedang ditawari bank dengan program MGM ini, boleh dikatakan 99% permohonan kartu kredit Anda akan disetujui. Tentu saja syarat-syarat umum permohonan kartu kredit juga harus dipenuhi. Formulir aplikasi kartu kredit MGM tidak ada bedanya dengan formulir aplikasi kartu kredit lainnya. Hanya ada sedikit perbedaan yakni ada kolom yang mengharuskan pencantuman nama si pemberi referensi, nomor kartu kredit pemberi referensi serta tanda tangan si pemberi referensi. Tetapi karena satu dua hal kebijakan ini bisa berubah seperti tawaran kartu kredit MGM lewat internet. 

Apakah Anda berminat? Coba tanyakan teman-teman Anda yang sudah menggunakan kartu kredit apakah ada program MGM seperti ini atau tidak. Jika ada tinggal minta formulirnya. Tenang Kawan, teman Anda juga akan senang karena mereka akan mendapatkan hadiah yang cukup menggiurkan. Bank senang, Anda senang dan teman Anda juga senang. Semuanya senang...tralala...trilili...

 

Bagikan artikel Member Get Member Kartu Kredit ini