Tuesday, March 31, 2015

Biaya Permintaan Salinan Transaksi Kartu kredit

Contoh slip transaksi kartu kredit.
Biaya permintaan salinan bukti transaksi kartu kredit (copy sales draft) adalah biaya yang timbul di mana pemiliknya meminta kepada bank untuk mengirimkan kepada mereka bukti transaksi belanja. Seperti diketahui setiap kali kita berbelanja dengan kartu kredit, kita akan mendapatkan bukti transaksi yang disebut sales draft. Contohnya bisa dilihat di gambar samping ini. Sales draft ini adalah berkas yang muncul secara otomatis dari mesin EDC waktu kartu kredit digesek. Di lembaran bukti transaksi itulah tercantum nama toko (merchant), tanggal transaksi, jumlah transaksi, jenis kartu kredit (VISA atau MasterCard), kode merchant, dsb. Biasanya sales draft ada beberapa lembar yakni untuk pemilik kartu kredit, toko dan bank.

Nah, andaikata suatu hari kita menemukan ada kejanggalan pada penagihan kartu kredit kita, lalu ingin mengajukan komplain atau verifikasi ulang atas tagihan yang ada, kita bisa meminta kepada bank untuk mengirimkan berkas copy transaksi yang terjadi. Atas permintaan bukti transaksi inilah bank akan mengenakan biaya ini. Besarnya biaya permintaan salinan bukti transaksi kartu kredit setiap bank berbeda-beda, tetapi rata-rata mengenakan biaya Rp 25.000 - Rp 50.000 per satu slip transaksi. Jadi jika dalam sebulan Anda bertransaksi 100 kali lalu ingin meminta semuanya bayangkan saja betapa Anda memperkaya bankir dan anak cucu cicit mereka? Itu tindakan konyol dan bodoh! Belum lagi jika bukti transaksi tersebut adalah perbelanjaan di luar negeri. Wah kalau ini bisa per satu slip copy sales draft minimal Rp 150.000. Diimport langsung dari negeri sana.

Yang perlu kita jaga sebagai pemilik atau pengguna kartu kredit adalah setiap kali selesai transaksi, jangan buang atau remehkan bukti transaksi tersebut sebelum Anda yakin semuanya akan baik-baik saja. Ada baiknya dan tidak ada ruginya juga bukti transaksi tersebut disimpan hingga bulan depan. Ketika tagihan datang tinggal Anda cocoknya saja. Begitu sudah sama, maka bisa segera dihancurkan atau dibuang. Namun jika Anda merasa tidak ada gunanya lagi bukti transaksi yang ada dan sudah Anda pastikan dengan benar, ya bisa Anda buang ke tong sampah dengan sebelumnya disobek hancur. Jangan sampai dipungut orang lain dalam keadaan utuh karena itulah salah satu pintu masuk dari jaringan mafia kartu kredit.

Kesimpulannya: biaya permintaan bukti salinan kartu kredit tidak dialami semua pemilik atau pengguna kartu kredit. Biaya ini hanya dikenakan kepada mereka yang aneh-aneh, yang teledor, yang tidak bertanggungjawab, yang merasa segala hal di muka bumi ini tidak akan pernah ada masalah. Tetapi begitu menemui masalah baru panik dan akhirnya mengeluarkan biaya tambahan. Bagi Anda yang sudah cukup bijak dalam menggunakan kartu kredit, abaikan saja biaya ini. Untuk rasa aman ada baiknya slip belanja dengan kartu kredit disimpan untuk kroscek di bulan depan. Begitu sudah oke, baru dibuang dengan cara dihancurkan terlebih dulu. Itulah salah satu tips menggunakan kartu kredit dengan bijak.

Bagikan artikel Biaya Permintaan Salinan Transaksi Kartu kredit ini