Tuesday, April 21, 2015

Bunga Bank Lewat Kartu Kredit

Manfaat kartu kredit berikutnya buat konsumen yang kadang terlewatkan oleh pemegang kartu kredit adalah berkaitan dengan kemungkinan memperoleh bunga bank. Apa maksudnya? Bagaimana ini bisa terjadi dan mungkinkah penggunaan kartu kredit bisa mendapatkan bunga bank? Bukankah selama ini justru kita yang mengeluarkan aneka biaya termasuk biaya bunga, dll? Berikut ini kami jelaskan kepada Anda semua.

Bunga Bank Lewat Kartu Kredit

Pada pembahasan tentang kegunaan kartu kredit kami sudah menerangkan dan Anda sudah paham betul bahwa pada saat kita menggunakan atau menggesek kartu kredit, kita menggunakan uang bank terlebih dulu. Bukankah demikian? Bukan uang kita di tabungan yang terpakai seperti menggunakan kartu debit. Lalu kapan kita membayar ke bank atas penggunaan dana tersebut? Tentu saja di bulan depan. Nah, pernahkah Anda berpikir bahwa ada masa tenggang waktu kurang lebih 1 bulanan (30 hari) sejak pertama kita menggesek kartu kredit sampai kita ditagih untuk membayarnya? Kurun waktu itulah yang membuat kita sebenarnya mendapatkan bunga bank. Kok bisa? Mari kami berikan contoh paling sederhana.
bunga bank kartu kredit
Bunga bank bisa kita dapatkan lewat penggunaan kartu kredit.

Ibu Shinta membeli sebuah perhiasan di toko berlian Pasific Place senilai Rp 40 juta untuk dipergunakan pada acara resmi di lingkungan pejabat pemerintahan. Maklum Ibu Shinta akan bertemu dengan sejumlah pengusaha, pejabat, menteri, gubernur dan wakil presiden. Pada saat membeli berlian tersebut, Ibu Shinta menggunakan kartu kreditnya. Begitu digesek cesss......berlian pun menjadi milik Ibu Shinta. Bukan cuma itu saja, berlian tersebut pun mendapatkan asuransi perlindungan pembelian (purchase protection) hingga selamat sampai di rumah. Bonusnya juga ada reward program. Luar biasa!

Pertanyaannya adalah: pada saat Ibu Shinta menggesek kartu kreditnya, siapa yang membayar pembelian berlian tersebut? Tentu saja bukan Ibu Shinta melainkan bank penerbit kartu. Sekarang bandingkan misalnya Ibu Shinta membeli dengan kartu debit atau uang tunai. Uang siapakah yang terpakai? Pasti uangnya Ibu Shinta yang ada di tabungan atau depositonya. Dari sini sebenarnya sudah terlihat nyata perbedaannya. Kapan Ibu Shinta akan ditagih oleh bank? Tentu saja pada bulan yang akan datang sesuai dengan tanggal pencetakan tagihan dan pengiriman tagihan. Bahkan ada kalanya bank juga memberikan kelonggaran batas waktu mulai dari penagihan sampai pembayaran kurang lebih 50 hari. Yang kadang disebut dengan istilah "grace period". Nanti akan kita bicarakan tips trik seperti ini.

Dengan adanya penundaan pembayaran selama kurang lebih 1 bulan ini (30 hari), otomatis uang Rp 40 juta di rekening tabungan Ibu Shinta akan mendapatkan bunga, bukan? Karena uang tersebut tersimpan rapi, aman dan tidak terpakai buat pembelian berlian. Begitu bulan depan tagihan datang, Ibu Shinta baru membayar semua biaya pembelian berlian tersebut. Tidak dikenakan biaya bunga sama sekali karena langsung dibayar penuh oleh Ibu Shinta. Begitulah sebenarnya sistem kartu kredit bekerja dan tidak pernah akan bisa menjebak orang yang pintar, yang memahami dengan jelas produk kartu kredit dan bisa menggunakannya secara bijak. Tentu saja buat yang memang punya penghasilan tetap. Yang sering terjadi justru orang kere sok-sokan jadi orang kaya main gesek-gesek saja kartu kreditnya. Giliran macet ditagih malah menuduh macam-macam. Giliran diblacklist bank malah bilang kartu kredit tidak ada gunya. Ujung-ujungnya menyuruh menolak kartu kredit. Goblok kok dipelihara?

Bunga Bank

Empat puluh juta rupiah di bank dalam kurun waktu 30 - 50 hari, tidakkah akan mendapatkan bunga? Memang kecil tetapi lumayan bukan? Inilah salah satu keunikan penggunaan kartu kredit yang belum pernah disadari oleh banyak orang. Tak heran orang kaya yang pintar akan semakin kaya dengan semua produk perbankan di zaman modern seperti ini. Sementara orang miskin yang bodoh akan semakin sengsara hidupnya. Jika saat ini kita belum kaya, minimal jangan sampai bodoh!

Orang kaya adalah orang yang paling mengerti produk kartu kredit ini dan mereka senang menggunakannya. Karena orang kaya tahu persis ada berbagai keuntungan dan keunikan yang bisa didapatkan mereka. Namun berhati-hatilah jangan sampai terlalu pintar seperti teknik "memutar uang gaya kartu kredit". Topik ini sering diajarkan orang di seminar bahkan berbayar mahal. Diajari cara gali lubang tutup lubang akhirnya bukan tutup lubang tetapi menjadi kolam renang dan ikut tenggelam. Sudah bayar mahal-mahal malah tenggelam. Capek deh!

Kalau kita merasa belum kaya, bekerjalah dan teruslah berusaha. Bergaullah dengan orang-orang kaya agar tertular konsep dan pola pikir mereka. Kabar gembiranya adalah saat ini media internet menawarkan banyak informasi yang bisa memperkaya wawasan kita.

Jadi kesimpulannya adalah: dengan membayar pakai kartu kredit maka uang kita di tabungan bisa mendapatkan bunga sebelum dipergunakan untuk melunasi tagihan kartu kredit. Bayangkan dengan kartu debit atau uang kontan. Bisa seperti ini? Anda jawab sendiri!

Bagikan artikel Bunga Bank Lewat Kartu Kredit ini