Monday, May 25, 2015

Keamanan Penggunaan Kartu Kredit

Kartu kredit Citibank bisa menyediakan fasilitas photocard & digital signature. Foto tampak di depan kartu.
Selain soal kenyamanan, manfaat kartu kredit berikutnya buat kita sebagai konsumen adalah soal keamanan bepergian atau keamanan berbelanja. Soal keamanan seperti inilah yang membuat banyak orang berpindah dari penggunaan uang tunai ke penggunaan kartu plastik. Bandingkan jika harus jalan-jalan melancong ke luar negeri atau ke mana-mana dengan membawa uang tunai yang banyak dan berat, dompet yang tebalnya berlipat-lipat sampai saku celana tidak muat dan menonjol menarik perhatian orang, bukankah akan menimbulkan banyak ancaman? Tindakan pencurian, penodongan, perampokan, penjambretan menjadi kisah-kisah sehari-hari di tayangan televisi yang bisa kita tonton bersama. Apalagi di negara yang penegakan hukumnya lemah tentu saja pelaku kriminal akan semakin nekat.

Kartu kredit jelas jauh lebih aman dari kartu debit atau kartu ATM apalagi uang tunai. Kalau membawa uang tunai begitu uang kita hilang, dompet terjatuh, ketinggalan dan berhasil dipungut orang, maka uang tersebut sudah pindah kepemilikan. Uang tunai memiliki tingkat likuiditas yang tinggi. Bisa dibelanjakan saat itu juga. Uang tunai juga tidak memiliki tanda kepemilikan. Siapa yang fotonya pernah dicetak di mata uang? Tentu tidak bukan? Kecuali kita sudah almarhum dan merupakan pahlawan nasional. Meskipun selembar uang tunai kita coret-coret dengan tulisan:
"uang ini milik saya"
dan kita tambahkan dengan nomor ponsel, cap jempol, tanda tangan atau alamat dan nomor rumah kita sekalipun, tetap saja begitu ditemukan orang maka menjadi milik orang tersebut. Uang tersebut diterima dengan baik oleh pedagang lainnya atau pemilik toko lain. Siapa yang mau peduli nama dan alamat rumah kita? Bukankah benar demikian?

ATM dan Kartu Debit Pun Sama

Demikian juga dengan kartu debit atau kartu ATM. Kalau kartu debit hilang dan ditemukan oleh orang lain yang kebetulan orang tersebut mengetahui nomor PIN kita, maka si penemu bisa menarik dan mengambil semua uang kita. Cara pencegahannya adalah segera melapor ke bank agar kartu tersebut diblokir. Memang terlihat sama dengan produk kartu kredit, di mana jika hilang dan ditemukan orang lain yang mengetahui nomor PIN-nya maka bisa mengambil uang kita lewat ATM. Tetapi beberapa kartu kredit memiliki pengamanan lainnya. Anda pasti ingat kartu kredit Citibank, ANZ atau yang lainnya yang menyediakan fasilitas foto (photocard), di mana dengan adanya foto tersebut tentu membuat orang yang menemukan atau mengambilnya tidak akan berani berbelanja dengan kartu kredit tersebut. Paling-paling si penjahat akan menarik tunai dari mesin ATM dengan catatan tahu nomor PIN.

Belum lagi fasilitas digital signature yang tertera di depan kartu kredit. Otomatis yang menemukannya pun akan semakin sulit menggunakan kartu kredit tersebut berbelanja karena harus meniru tanda tangan. Memang terlihat gampang meniru tanda tangan tetapi bagi yang belum berpengalaman akan semakin sulit menggunakan kartu kredit orang lain. Jangan sampai pas ditandatangani jarinya gemetaran ketahuan satpam dan diciduk. Amboii..rasanya!

Sangat berbeda dengan beberapa kartu debit. Anda pasti ingat kartu debit keluaran Lippobank "VISA Electron" beberapa waktu lalu. Penggunaan kartu debit tersebut bahkan tidak perlu nomor PIN waktu berbelanja. Begitu digesek di mesin EDC Matahari Department Store maka akan segera memotong saldo tabungan kita. Bagaimana jika pas kebetulan kartu debit tersebut hilang dan ditemukan orang? Bahkan pemilik toko tidak pernah meminta verifikasi KTP untuk urusan kartu debit ini. Waktu itu kami sempat kaget juga bagaimana mungkin kartu debit ini tidak memiliki sistem pengamanan seperti kartu debit BCA (kartu ATM BCA). Kalau penggunaan kartu ATM BCA kita harus memasukkan nomor PIN baru diproses perbelanjaan kita. Dengan kejadian-kejadian seperti inilah membuat kartu kredit jauh lebih aman penggunaannya.

Memang produk kartu kredit menjadi incaran banyak mafia kartu kredit. Karena diincar inilah menandakan bahwa kartu kredit banyak dipilih orang. Tetapi kita sebagai konsumen atau nasabah tidak perlu kuatir berlebihan. Jika pelaku kejahatan mengincar kartu kredit, yang diincar itu uang bank, bukan uang kita. Jadi tinggal kita komplain saja ke bank jika memang tidak pernah menggunakan kartu kredit tersebut untuk transaksi ini dan itu, di sana dan di sini. Lain halnya dengan kartu debit atau kartu ATM. Kita agak susah komplain sebab bisa saja bank menuduh kita bekerjasama dan kalo diincar penjahat maka sudah pasti uang kita sendiri yang diincar. Sampai di sini Anda paham?

Jadi kesimpulannya: kartu plastik jauh lebih aman dari uang tunai termasuk selembar cek/giro sekalipun. Dari semua jenis kartu plastik, kartu kredit sedikit lebih aman dari kartu-kartu plastik lainnya meski pola penggunaan atau fasilitasnya relatif sama.

Bagikan artikel Keamanan Penggunaan Kartu Kredit ini