Friday, May 22, 2015

Kartu Kredit Meningkatkan Omset Penjualan

Menerima pembayaran kartu kredit secara otomatis meningkatkan omset sales penjualan. Selain soal menghindarikan kita dari jebakan uang palsu, manfaat pembayaran kartu kredit berikutnya buat kalangan usahawan adalah kartu kredit secara tidak langsung meningkatkan sales penjualan sebuah perusahaan atau sebuah toko. Kok bisa? Ya jelas bisa dong. Berikut di bawah ini kami jabarkan secara sederhana.

Pengaruh Kartu Kredit Terhadap Penjualan

Ketika orang mulai beramai-ramai pindah atau tertarik kepada sebuah produk atau sebuah merek, bukankah kita harus ikut terjun ke sana? Ini namanya menangkap peluang atau trend. Nah, begitu juga dengan trend penggunaan kartu kredit ini. Jika ada banyak orang sudah memiliki dan menggunakan kartu kredit sementara toko atau bisnis kita belum menerima pembayaran kartu kredit, secara tidak langsung ini namanya menghambat perkembangan bisnis kita sendiri. Rasanya mudah dipahami!

Selain itu berhubung ini adalah produk keuangan yang pembayarannya bisa dicicil oleh konsumen (nasabah) tentu saja banyak orang yang sedang membutuhkan sebuah produk bisa membeli dan menyicilnya. Jika toko atau perusahaan kita tidak melayani sistem kredit, sebenarnya dengan menerima pembayaran kartu kredit secara tidak langsung kita menyalurkan produk secara kredit juga. Penjualan secara kredit adalah salah satu jurus menaikkan omset selain promosi diskon, buy one get one, undian berhadiah, dsb. Yang menarik adalah pembeli tidak menyicilnya ke kita melainkan ke bank. Namun tetap bisa dikatakan sebagai penjualan secara kredit. Bank membayar full ke kita tak ubahnya seperti bisnis kreditan kendaraan bermotor lewat leasing. Showroom atau dealer yang tidak menjalin kerjasama dengan perusahaan leasing sudah pasti akan kalah bersaing.

Bandingkan dan bayangkan sendiri jika harus mengurus sistem penjualan kredit ini tentu sangat ribet dan berisiko sekali bukan? Butuh banyak modal dan kerjaan mulai dari sistem, penagihan, pembukuan, infrastruktur, sumber daya, fasilitas, dsb. Belum lagi nanti konsumen kabur, ngotot tidak mau bayar, dll. Tetap di sini bank yang menciptakan sistemnya dan tinggal kita pergunakan saja. Sekalipun pembeli itu akhirnya kabur, itu urusan nasabah dengan bank. Bukan dengan kita karena kita sudah dibayar lunas oleh bank pada saat itu juga. Paling kita hanya dikenakan fee transaksi mesin EDC saja. Jadi kalau kita mau berpikir cerdas, sebenarnya dengan menerima transaksi pembayaran kartu kredit, kita yang memakai bank atau memanfaatkan bank untuk mendongkrak penjualan kita. Apakah ini bukan sesuatu hal yang sangat luar biasa?

Bagikan artikel Kartu Kredit Meningkatkan Omset Penjualan ini